bismillahirrahmanirrahim.....
Hmph....penat dengan rutinitas.
Yup! Itu yang saya rasakan sekarang. Saat dimana saya jenuh. Berada di titik puncak kebosanan akan suatu hal monoton.
Dan hari ini pun begitu. Batal UTS dan saya pun kehilangan kesempatan hunting foto bareng. What a..... Tapi sudahlah. Toh waktu berputar. Ketika teman kembali ke kelas setelah membeli makan siang dan berkata "Ada yang beli jagung..?? Kasihan...Yang jualan anak kecil." Ia menceritakan sedikit tentang teman kecil itu. Saya pun tertarik untuk membeli. Selain penasaran berbaur kasihan, saya memang menyukai jagung.
Teman kecil itu mengaku duduk di kelas empat SD. Ia berjualan jagung rebus usai sekolah. Ayahnya seorang petani sedang ibunya berada di rumah. Ia berasal dari daerah Ciparay (saya sendiri tidak tahu itu dimana). Ia menjual jagung-jagung rebus tersebut parkiran motor salah satu fakultas, duduk di sana mengenakan kaos oranye. Mulai dari usai sekolah hingga jagung rebusnya terjual habis. Namun jika tidak terjual habis, ia akan membawanya pulang.
Hmm.... Saya teringat keluhan saya hari itu. Saya MALU!!!
Merasa apa yang saya alami hari itu tak seberapa. Apa yang saya korbankan tak berarti apa-apa.
Ketika mencoba melapangkan dada, menerima yang ada..saya merasa legaaaaa.... Ringan tanpa beban.
Sembari menulis, saya teringat kata-kata saya di waktu lampau.
"siapapun atau apapun sesungguhnnya menyimpan pelajaran...tergantung kita, mau mengambilnya atau tidak..."
Saya seorang manusia...seorang hamba...bagaimanapun telah mencoba, masih ada nikmat-Nya yang lewat begitu saja....
Selasa, 12 April 2011
Langganan:
Komentar (Atom)
